
Foto diatas saya peroleh dari seorang biksu yang mengunduhnya dari internet. Awalnya foto ini tidak terlalu menjadi perhatian saya, karena foto dan gambar yang diberikan kepada saya cukup banyak, yang selain bertema sosial, juga lingkungan hidup.
Foto ini lalu menjadi perhatian saya tatkala saya mencari gambar untuk bahan desain. Namun entah mengapa pencarian saya di database gambar saya terhenti pada gambar ini. Dan setelah saya perhatikan lebih seksama, hati saya semakin getir karenanya.
Saya menghabiskan 15-20 menit untuk memperhatikan lebih seksama isi foto ini, sebelum akhirnya saya membandingkan dengan diri saya dan orang-orang disekitar saya yang sering mengeluh, mengeluh, dan mengeluh tiada henti.
Perhatikan mata mereka, mimik wajah mereka saat mengunyah makanan, makanan yang mereka makan, adakah minuman disana?, pakaian yang mereka kenakan, kulit legam pak tua, perlengkapan yang mereka gunakan, dan tempat mereka duduk.
Mereka yang kondisinya begitu susah - jauh lebih susah daripada kondisi saya pastinya, baik fisik, materi, dan skill - masih bisa menikmati makan siang mereka yang seadanya!
Jika saya bisa mengutip sedikit perumpamaan dari Alkitab, saya akan mengumpamakan mereka dengan kalimat : "Sebab merekalah yang empunya kerajaan Surga!"
Kerajaan Surga yang saya maksudkan adalah kekinian. Kemampuan menikmati apa yang kita miliki dan apa yang bisa kita dapatkan pada saat ini. Dan kenikmatan tersebut jauh melebihi kenikmatan apapun.
Banyak dari kita yang tubuhnya exist pada saat ini, namun pikiran dan kekhawatirannya bukan pada saat ini, melainkan pada masa lampau atau masa depan. Bagaimana jika saya nanti begini...mengapa saya dulu begitu...dsb, yang akhirnya membuat kita tidak bisa menikmati surga yang ada di depan mata kita.
Apa yang terasa jauh, sebenarnya dekat adanya, selama kita tidak mencarinya keluar, dan berpikir terlalu jauh dengan berbagai pikiran yang melayang-layang, maka kenikmatan itu dekat adanya.
Semoga bermanfaat.
Salam Pembelajaran !
March 20, 2009
POTRET KEHIDUPAN
Posted by X - Che at 22:07
Labels: kebijaksanaan, spiritualitas
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


1 comments:
Tq ^^
Anda memberikan jawaban atas pertanyaan diri saya.
Post a Comment